Pages

Kamis, 16 Januari 2014

Berkah Air dan Baitullah

Suatu ketika, Al-Imam As-Sayyid ‘Alwi bin Abbas Al-Maliki Al-Hasani (ayahanda As-Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki) sedang duduk di serambi Masjidil Haram bersama murid-muridnya dalam halaqah pengajiannya. Di bagian lain serambi Masjidil Haram tersebut, syaikh Ibnu Sa’di juga duduk-duduk bersama anak buahnya. Sementara orang-orang di Masjidil Haram sedang larut dalam ibadah.

Selasa, 14 Januari 2014

Shalahuddin Al-Ayyubi

Shalahuddin Al-Ayyubi adalah nama julukan dari Yusuf bin Najmudin. Beliau dilahirkan pada 532H/1138M di Tikrit, sebuah wilayah Kurdi di utara Irak. Sejak kecil Shalahuddin sudah mengenal kerasnya kehidupan. Pada usia 14 tahun, Shalahuddin ikut kaum kerabatnya ke Damaskus, menjadi tentara Sultan Nuruddin, peguasa Suriah waktu itu. Karena memang pemberani, pangkatnya naik setelah tentara Zangi yang dipimpin oleh pamannya sendiri, Shirkuh, berhasil memukul mundur pasukan salib (Crusaders) dari perbatasan Mesir dalam serangkaian pertempuran.

Pada 1169 M, Shalahuddin diangkat menjadi panglima dan gubernur (wazir) menggantikan pamannya yang wafat. Setelah berhasil mengadakan pemulihan dan penataan kembali sistem perekonomian dan pertahanan Mesir, Shalahuddin mulai menyusun strateginnya untuk membebaskan Baitul Maqdis dari cengkeraman tentara Salib.

Minggu, 12 Januari 2014

Sembuh dari Lumpuh


Tersebutlah seseorang yang lumpuh. Ia bernaa lengkap Syarifuddin Abu Abdillah Muhammad bin Zaid Al-Bushiri. Hidup pada 610-695H/1213-1296M. Dia keturunan Berber yang lahir di Dallas, Maroko dan dibesarkan di Bushir, Mesir. Dia seorang murid sufi besar, Imam Asy-Syadzili dan penerusnya yang bernama Abdullah Abbas Al-Mursi, anggota Tarekat Syadziliyah. Di bidang ilmu fikih, Al-Bushiri menganut madzhab Syafi’i, yang merupakan madzhab fikih mayoritas di Mesir.

Sepotong Roti Penembus Dosa


Abu Burdah bin Musa Al-Asy’ari meriwayatkan bahwa ketika menjelang wafatnya, Abu Musa pernah berkata kepada putranya, “Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti

Semut yang Cerdas


Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam Miftahu Dari Sa’adah, berkata, “Perhatikanlah semut yang lemah ini. Perhatikan kecerdasan dan tekniknya agar terhindar dari kerusakan. Disana terkandung pelajaran dan tanda-tanda (kekuasaan Allah). Apabila ingin mendapatkan makanan, Anda lihat kelompok semut keluar dari lubang-ubangnya. Bila telah menemukan makanan, mereka lantas membuat jalan dari lubangnya ke makanan itu, dan mulailah mereka memindahkannya.

Meninggalkan Dusta Diterima Kerja

Ada seorang pria berkebangsaan Eropa yang telah memeluk islam. Dia seorang muslim yang baik Islamnya, jujur tindakannya, dan bersemangat untuk menampakkan keislamannya. Dia bangga dengan Islamnya dihadapan orang-orang kafir. Tidak ada perasaan minder, galau. Ataupun perasaan ragu. Bahkan tanpa ada kesempatan terlewatkan, dia selalu bersemangat untuk menampakkan keislaman itu.